Kamis, 08 Januari 2009

Podolski, Van Nistelrooy Masuk Daftar Incaran Roma AS Roma ingin mendatangkan striker berkelas musim depan dan sudah menyusun daftar incarannya.


Menurut Il Corriere dello Sport, AS Roma mengincar striker bernama besar untuk melengkapi duet Francesco Totti dan Mirko Vucinic musim depan.

Kandidat utamanya adalah Ruud van Nistelrooy (foto) dari Real Madrid. Striker Belanda ini mungkin tak lagi dibutuhkan Madrid akhir musim, setelah kedatangan Klaas-Jan Huntelaar dan penetapan Karim Benzema sebagai incaran utama Los Merengues musim depan.

Kontrak Van Nistelrooy berakhir 2010 dan ada dua masalah yang harus dipikirkan masak-masak oleh Roma. Pertama, gaji yang tinggi, yaitu €6 juta setahun. Kedua, kondisi fisik sang pemain, karena pemain berusia 32 tahun itu tak lagi bermain sepanjang sisa musim akibat cedera lutut.

Kandidat lain adalah striker Bayern Muenchen Lukas Podolski. Pemain berusia 23 tahun ini lebih sering menganggur di bangku cadangan musim ini. Kontribusinya akan kian berkurang jika Bayern dipastikan memboyong Ivica Olic dari Hamburg SV, untuk bergabung bersama Luca Toni, Franck Ribery, dan Miroslav Klose di lini serang.

Untuk Poldi, Roma harus menanti harga transfer yang diminta Bayern. Klub Jerman itu diyakini tak bersedia melepasnya dengan potongan harga, hal yang sama juga akan dilakukan Madrid untuk Van Nistelrooy.

Fans Berharap Aquilani Tidak Pindah Seorang suporter cilik meminta langsung pada Alberto Aquilani untuk tetap bermain di AS Roma.

Selama masa istirahat d Serie A Italia, beberapa klub tetap mengadakan kegiatan baik di dalam maupun di luar lapangan. AS Roma termasuk klub yang sering mengadakan kegiatan amal, baik secara pribadi maupun atas nama klub.

Presiden Roma, Franco Sensi, menjadi pengaggas kegiatan amal tersebut. Matteo Brighi dan Alberto Aquilani (foto) termasuk pemain yang rajin memberi sumbangan, terutama ke rumah sakit atau rumah penampungan kaum miskin.

Baru-baru ini, keduanya mengunjungi rumah sakit Saint Eugene di Roma, dalam rangka sebuah kegiatan amal. Brighi dan Aquilani tidak datang dalam waktu bersamaan, tapi kedatangan Aquilani menjadi berita tersendiri.

Seperti biasa, Aquilani membawa dan membagi-bagikan hadiah kepada beberapa pasien. Ia juga memberikan topi, sarung tangan dan kostum Roma kepada beberapa anak penggemar berat Giallorossi.

Yang menarik, seorang anak berkata langsung pada Aquilani agar tetap bertahan di Roma, tetaplah bermain dan jangan pindah ke klub lain. Menurut rimanews, pemain berusia 24 tahun itu hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

Aquilani memang sudah lama dikabarkan diincar Inter dan Juventus, dan akan pindah pada bulan ini maupun akhir musim ini. Ia sendiri belum bersedia menjawab mengenai berita tersebut.

Gelandang timnas Italia ini masih dalam tahap pemulihan cedera meski sudah mulai berlatih ringan. Ia diragukan akan tampil dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini, saat Roma akan menghadapi AC Milan.

Walcott Dijual Seharga 400.000 Real Madrid, Chelsea, dan Manchester City dapat membeli bintang muda Inggris itu dengan harga miring akibat peraturan



Kesalahan Arsenal untuk menawarkan Theo Walcott perpanjang kontrak dapat berakibat fatal bagi tim London Utara itu, demikian berita dari the Daily Mirror.

Kontrak mantan bintang muda Southampton itu akan habis pada 2010, dan penyerang berusia 19 tahun itu tak senang karena the Gunners belum juga memberikan kontrak baru.

Akibatnya, Arsenal hanya akan menerima biaya transfer sebesar £400.000 untuk Walcott karena adanya lubang dalam peraturan transfer FIFA.

Calon pembeli hanya akan membayar kepada Arsenal, yang mengeluarkan £5 juta pada 2006 untuk memboyong Walcott, sebesar £80.000 untuk setiap tahun ia berlatih di Ashburton Grove.

Chelsea dan Manchester City tentu tak keberatan untuk meningkatkan gaji sebesar £20.000 per pekan yang kini diterima oleh Walcott, demikian juga halnya dengan Real Madrid.

Bahkan, Marca memberitakan Madrid mengawasi situasi ini dengan seksama.


Striker Bayern Muenchen Lukas Podolski yang tengah mencari klub baru terus memberi sinyal kepada AS Roma untuk memboyongnya.

Podolski yang akhirnya diperbolehkan pindah ke klub lain yang berani membayar £8.5 juta kepada FC Hollywood itu memang tengah menjadi rebutan dari beberapa klub besar Eropa.

Mantan klubnya Koeln, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan juga Hamburg sudah menunjukkan minatnya untuk membeli pemain berusia 23 tahun itu.

Laporan dari Italia juga menginformasikan kalau pihak Giallorossi tengah mempertimbangkan untuk ikut memperebutkan Podolski.

"Saya telah mendengar kalau Roma berminat pada saya, tetapi hingga sekarang belum ada kontak dengan mereka."

"Francesco Totti adalah pemain yang hebat dan ia menunjukkan kekuatan yang luar biasa untuk kembali bermain di Piala Dunia 2006 setelah cedera yang dialaminya."

"Akan bagus sekali bila saya dapat bermain mendampingi Totti. Pengalaman bermain di Italia juga akan menyenangkan dan Luca Toni selalu memberitahu kalau saya akan dapat bermain dengan baik di sana dan memperbaiki kemampuan saya sebagai seorang pemain," kata Podolski kepada Il Giornale.

Walaupun Podolski menyebutkan nama Roma, Tuttosport malah melansir kalau Juventus yang kini lebih serius untuk membawa striker Jerman tersebut ke Serie A.

Pilih Giallorossi atau Bianconeri, Poldi?

Pelatih AS Roma Luciano Spaletti (foto) tertawa mendengar ancaman AC Milan. Menurutnya, tekanan justru ada pada I Rossoneri dan 'pemain bintangnya' saat mereka bertemu di Stadio Olimpico Roma, Minggu (11/1).

Perhatian publik sepakbola Italia akan tertuju ke lini tengah Milan, yang saat ini diperkuat lima bintang; David Beckham, Ronaldinho, Ricardo Kaka, Andrea Pirlo, dan Clarence Seedorf. Ancelotti dipastikan akan menghadapi masalah serius; bagaimana menyeimbangkan lini tengah dan belakangnya.

"Itulah masalah Milan. Sedangkan kami tidak punya masalah. Kami akan menurunkan sebelas pemain, seperti biasanya. Kita lihat saja siapa yang menang," ujar Spaletti kepada Sky Sport 24.

Spaletti juga mengatakan bagi kedua tim, ini bukan laga mudah. Bagi individu seperti Beckham, masih menurut Spaletti, laga ini merupakan pertaruhan karena semua orang akan memperhatikan kemampuan fisiknya.

"Kita bertanya-tanya apakah Beckham masih pemain besar. Kita akan mengevaluasi kualitas dan kreativitasnya," lanjut Spaletti.

Milan, masih menurut pelatih berkepala plontos itu, adalah tim dengan kualitas permainan set-pieces dan pergerakan pemain yang cepat dengan umpan-umpan pendek. Mereka juga sebuah unit yang solid.